Peluang Usaha Puluhan Miliar, Ini Modal yang Disiapkan Desa Kutuh

Tuesday, September 17th 2019.

JAKARTA, WARALABAFRANCHISE.idPeluang usaha memang bisa didapatkan dimana saja dan oleh siapa saja, salah satunya peluang yang didapatkan oleh Desa Kutuh ini. Desa yang telah berjuang besar supaya bisa lepas dari Desa Ungasan ini terletak di daerah Badung, Bali. Lalu konflik apa yang telah terjadi di dua desa ini dan bagaimana bisa konflik tersebut mampu memberikan keuntungan hingga miliaran rupiah?

Bermula Dari Konflik Batin

Telah diketahui bahwasannya warga Desa Kutuh di Badung ini merasa tidak atau kurang diberi perhatian. Hal tersebut membuat warga di desa ini menjadi tidak terurus dan mau tidak mau harus berjuang untuk mereka sendiri. Hal inilah yang menjadi asal muasal terjadinya konflik di dua desa ini.

Mereka telah melakukan perjuangan selama empat tahun lamanya untuk bisa berpisah dengan desa tetangga. Untuk bisa memiliki otoritas mereka sendiri, merak harus melakukan berbagai upaya yang tak mudah dilakukan. Apalagi, Desa Ungasan sendiri adalah desa yang memiliki luas cukup besar.

Desa Kutuh adalah desa dengan keadaan alam yang kurang mendukung. Ya, saat sampai disana bisa dilihat daerah tersebut memiliki tanah yang cenderung gersang. Saat itu, warga desa tersebut berpencaharian dengan menjadi petani.

Tak serta merta hanya terpaku pada keadaan, pada tahun 2005 lalu mereka mulai merintis budi daya rumput laut. Usaha yang mereka lakukan telah terbukti menuai hasil dengan diraihnya juara satu nasional untuk lomba pengelolaan rumput laut. Apakah setelah ini Desa Kutuh langsung berjaya sampai sekarang?

Rupanya tidak, keberhasilan tersebut hanya manis di awal. Alasannya, hama telah menyerang rumput laut disana yang mana membuat kualitas rumput laut menjadi berkurang. Karena hal ini, keluarlah sebuah inisiatif dari warga untuk mengusung sebuah pariwisata yang mampu meningkatkan potensi dari Desa Kutuh itu sendiri.

I Wayan Purba selaku Kepala Desa Kutuh menyatakan bahwa sebelumnya Kementerian Kelautan sering berkunjung ke Desa Kutuh. Kunjungan ini tentu memberikan kesempatan bagi warga untuk memulai usaha. Mereka datang beramai-ramai untuk memberi motivasi supaya terus mengembangkan rumput laut yang ada.

Bantuan memang banyak diberikan, namun semuanya tetap sia-sia karena tidak tumbuh juga. Sampai akhirnya dikembangkanlah sebuah LPD (Lembaga Perkreditan Desa). Lembaga ini berfungsi untuk menyalurkan dana dari dan ke sektor yang produktif.

I Made Wena menyatakan bahwa tadinya peluang usaha ini memiliki modal awal sebesar 13 juta saja. Sampai akhirnya, waktu terus berlalu, dan jadilah lembaga ini seperti yang sekarang. Lembaga Perkreditan Desa yang berada di Desa Kutuh ini telah mencapai aset sebesar 135 miliar rupiah.

Masih Ada Harapan untuk Peluang Usaha Mikro

Dari kabar di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa selalu ada harapan berbisnis apapun kondisinya. Itulah yang terjadi di Desa Kutuh, yang mana telah meraup milyaran rupiah. Dari cerita Desa Kutuh Anda juga bisa memulai untuk mencari peluang usaha dengan bersikap peka terhadap situasi dan kondisi. 

Penulis: Shara Nurrahmi, S.Pd
Editor: Tim Admin WFI
Sumber: Kompas

Produk terbaru